APAKAH AKU SEDANG HIDUP ATAU SEKEDAR BERTAHAN ?
Kadang, aku merasa hari-hari berlalu begitu saja. Seperti aku hanya mengisi waktu, bukan benar-benar menjalaninya. Bangun, menjalankan kewajiban, tersenyum seperlunya, lalu kembali ke tempat tidur dengan hati yang sama kosongnya. Dan pada malam hari ... menjadi tempat paling jujur bagiku untuk bertanya "apa ini yang disebut hidup? atau aku hanya sedang bertahan?"
Seperti ada yang hilang ... tapi aku pun tak tahu pasti apa itu. Mungkin semangat yang dulunya pernah ada. Atau harapan yang perlahan memudar.
Tapi dalam keheningan ini, aku mulai menyadari bahwa bertahan juga adalah bagian dari hidup. Tidak semua hari terasa penuh makna. Tidak semua detik harus berisi tawa. Ada masa-masa di mana hidup memang terasa berat dan satu-satunya yang bisa kulakukan adalah tetap ada walau dengan sisa tenaga.
Dan dari sini aku mulai belajar ... bahwa tidak apa-apa jika hari ini aku belum merasa kuat. Dan tidak apa-apa jika aku belum tahu arah.
Aku sedang belajar bahwa bertahan bukan berarti gagal menjalani hidup. Justru itu tanda bahwa aku sedang memperjuangkan sesuatu yang lebih besar: yaitu diriku sendiri.
Jadi meskipun hari ini aku belum benar-benar merasa "hidup", dengan tahu aku masih ada ... itu sudah sangat cukup untuk jadi awal dari segalanya.
Dan mungkin suatu hari nanti, di tengah usaha bertahan ini, aku akan kembali menemukan alasan untuk hidup dengan sepenuh hati.
Peluk hangat,
Intaa 🌷
Seperti ada yang hilang ... tapi aku pun tak tahu pasti apa itu. Mungkin semangat yang dulunya pernah ada. Atau harapan yang perlahan memudar.
Tapi dalam keheningan ini, aku mulai menyadari bahwa bertahan juga adalah bagian dari hidup. Tidak semua hari terasa penuh makna. Tidak semua detik harus berisi tawa. Ada masa-masa di mana hidup memang terasa berat dan satu-satunya yang bisa kulakukan adalah tetap ada walau dengan sisa tenaga.
Dan dari sini aku mulai belajar ... bahwa tidak apa-apa jika hari ini aku belum merasa kuat. Dan tidak apa-apa jika aku belum tahu arah.
Aku sedang belajar bahwa bertahan bukan berarti gagal menjalani hidup. Justru itu tanda bahwa aku sedang memperjuangkan sesuatu yang lebih besar: yaitu diriku sendiri.
Jadi meskipun hari ini aku belum benar-benar merasa "hidup", dengan tahu aku masih ada ... itu sudah sangat cukup untuk jadi awal dari segalanya.
Dan mungkin suatu hari nanti, di tengah usaha bertahan ini, aku akan kembali menemukan alasan untuk hidup dengan sepenuh hati.
Peluk hangat,
Intaa 🌷
Terima kasih sudah membaca. Semoga kamu bisa merasa ditemani disini.
Komentar
Posting Komentar