MUNGKIN YANG PERLU AKU MAAFKAN ADALAH DIRIKU SENDIRI

Aku sering marah pada diriku sendiri ... aku marah karena aku tak cukup kuat, aku marah karena aku tak cukup bijak, dan aku marah karena aku tak cukup baik. Aku menyalahkan diriku atas kesalahan-kesalahan yang aku buat di masa lalu, atas kesempatan yang terlewat, dan atas rasa takut yang membuatku diam terlalu lama.
Tanpa sadar, aku terus membawa beban itu dalam diam. Seolah aku harus menebus semuanya agar aku bisa layak untuk merasa bahagia. Padahal ... aku lupa, bahwa aku juga butuh di maafkan. Bukan oleh orang lain, tapi oleh diriku sendiri.
Dan ternyata ... yang perlu aku lakukan memang bukan terus menyalahkan, melainkan memaafkan. Bukan karena aku tak pernah salah, tapi karena aku juga manusia yang sedang belajar.
Mungkin aku harus mulai memaafkan diriku sendiri atas luka yang kubiarkan terlalu lama, atas rasa takut yang membuatku diam, dan atas impian yang pernah kutinggalkan karena aku merasa tak mampu.
Mungkin aku juga harus memaafkan diriku karena tak selalu tahu harus bagaimana. Karena kadang aku hanya bisa menangis dalam diam, dan tak tahu cara meminta tolong.
Dan jika hari ini aku masih belum bisa sepenuhnya memaafkan diriku, tak apa. Karena proses memaafkan diri sendiri bukanlah soal cepat-cepat selesai, tapi soal belajar mencintai luka yang pernah ada, dan tetap memilih untuk melangkah.
Dan mungkin ini saatnya ... untuk aku tidak lagi menjadi musuh bagi diriku sendiri. Karena aku layak dimaafkan. Aku layak diberi kesempatan lagi. Dan aku layak untuk merasa damai.









Peluk hangat,
Intaa 🌷




Terima kasih sudah membaca. Semoga kamu bisa merasa ditemani disini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Krisis Identitas: Pengertian, Penyebab, Tanda, Dampak dan Cara Mengatasinya

50 Kalimat Motivasi dari Tokoh Dunia yang Penuh Makna

Rekomendasi Barang Aestetik Di Shopee yang Wajib Kamu Intip !