APA YANG AKAN AKU SESALI JIKA HIDUPKU BERAKHIR HARI INI ?
Ada hari-hari di mana Aku merasa bahwa aku sedang berada di titik paling bawah dalam hidupku. Di mana aku merasa benar-benar lelah, bahkan jika hanya untuk sekedar bertahan. Dan pada saat itu pula, aku sering berpikir untuk mengakhiri semuanya. Berpikir bahwa rasa sakitku akan hilang jika aku pergi. Namun, apakah benar jika rasa sakitku akan hilang jika aku pergi ?
Tapi mungkin ... aku justru akan menyesal. Aku akan menyesal karena selama ini aku terlalu sibuk menjadi kuat, sampai lupa bahwa tidak apa-apa merasa rapuh. Dan aku terlalu sering memaksa diriku untuk terus berjalan, bahkan ketika kakiku terasa lelah dan hatiku penuh luka.
Aku akan menyesal karena terlalu sering memendam mimpi yang ingin sekali aku wujudkan. Aku menunda-nunda langkah, berharap ada waktu yang lebih tepat.
Aku akan menyesal karena lebih sering mendengarkan suara ketakutan di dalam kepalaku, daripada mengikuti suara lembut dari hatiku yang sebenarnya tahu kemana aku ingin melangkah. Aku mengorbankan keinginanku sendiri demi membuat orang lain senang, tanpa bertanya, "apakah aku sendiri bahagia ?"
Dan aku akan menyesal karena tidak cukup sering memeluk diriku sendiri di hari-hari yang aku lewati sendirian. Bahkan aku tak pernah memberi ucapan terima kasih kepada diriku yang sudah berjuang begitu lama.
Namun jika hari ini benar-benar adalah akhir ... aku ingin berdamai dengan semua yang pernah terjadi. Dengan luka yang belum sembuh, dengan mimpi yang belum tercapai, dan dengan semua "andai saja" yang pernah terlintas di pikiranku.
Sebab hidup bukan tentang menjadi sempurna, tapi tentang keberanian untuk terus berjalan, meski jalannya tidak selalu mudah dan terang.
Peluk hangat,
Intaa 🌷
Tapi mungkin ... aku justru akan menyesal. Aku akan menyesal karena selama ini aku terlalu sibuk menjadi kuat, sampai lupa bahwa tidak apa-apa merasa rapuh. Dan aku terlalu sering memaksa diriku untuk terus berjalan, bahkan ketika kakiku terasa lelah dan hatiku penuh luka.
Aku akan menyesal karena terlalu sering memendam mimpi yang ingin sekali aku wujudkan. Aku menunda-nunda langkah, berharap ada waktu yang lebih tepat.
Aku akan menyesal karena lebih sering mendengarkan suara ketakutan di dalam kepalaku, daripada mengikuti suara lembut dari hatiku yang sebenarnya tahu kemana aku ingin melangkah. Aku mengorbankan keinginanku sendiri demi membuat orang lain senang, tanpa bertanya, "apakah aku sendiri bahagia ?"
Dan aku akan menyesal karena tidak cukup sering memeluk diriku sendiri di hari-hari yang aku lewati sendirian. Bahkan aku tak pernah memberi ucapan terima kasih kepada diriku yang sudah berjuang begitu lama.
Namun jika hari ini benar-benar adalah akhir ... aku ingin berdamai dengan semua yang pernah terjadi. Dengan luka yang belum sembuh, dengan mimpi yang belum tercapai, dan dengan semua "andai saja" yang pernah terlintas di pikiranku.
Sebab hidup bukan tentang menjadi sempurna, tapi tentang keberanian untuk terus berjalan, meski jalannya tidak selalu mudah dan terang.
Peluk hangat,
Intaa 🌷
Terima kasih sudah membaca. Semoga kamu bisa merasa ditemani disini.
Komentar
Posting Komentar