JIKA HARI INI BELUM BAHAGIA, HARUSKAH AKU MENYERAH ?
Sudah sejauh ini aku berjalan ...
Menahan air mata, memeluk luka dan tetap bertahan di tengah hidup yang tak selalu ramah.
Aku sudah mencoba banyak hal. Menjadi kuat saat dunia ingin menjatuhkan, tersenyum saat hati ingin menyerah, dan berkata "aku baik-baik saja" meski di dalam benar-benar hancur.
Tapi tetap saja ...
Ada bagian dari hatiku yang masih terasa kosong. Bahagia rasanya begitu jauh. Hidup terus berjalan, tapi jiwaku tertinggal entah dimana.
Dan terkadang aku bertanya, "kalau sampai saat ini aku belum juga merasa bahagia ... apakah karena aku salah arah?" Dan "haruskah aku menyerah saja ?"
Tapi ... bukankah tidak semua hari di ciptakan untuk tertawa ? Ada hari-hari penuh hujan agar aku tahu cara berteduh. Ada hari-hari penuh diam agar aku belajar mendengar isi hati. Dan mungkin hari ini- hari yang membuatku ingin menyerah adalah satu bagian penting dari prosesku untuk bertumbuh.
Bahagia bukan sesuatu yang hadir saat kita menginginkannya. Terkadang, bahagia tumbuh perlahan ... di antara kesedihan, kehilangan, dan ketidaktahuan.
Dan mungkin, hari ini aku memang belum merasa ringan. Tapi aku masih disini ...
Masih melangkah, meski pelan dan sambil menangis.
Dan itu artinya ... aku belum menyerah. Maka hari ini, aku takkan menyerah. Bukan karena aku kuat, tapi karena aku tahu ... bahwa setiap detik yang ku jalani hari ini, adalah jembatan menuju hari esok yang lebih terang. Dan aku yakin, suatu hari nanti aku akan bersyukur karena aku tetap bertahan hari ini.
Peluk hangat,
Intaa 🌷
Menahan air mata, memeluk luka dan tetap bertahan di tengah hidup yang tak selalu ramah.
Aku sudah mencoba banyak hal. Menjadi kuat saat dunia ingin menjatuhkan, tersenyum saat hati ingin menyerah, dan berkata "aku baik-baik saja" meski di dalam benar-benar hancur.
Tapi tetap saja ...
Ada bagian dari hatiku yang masih terasa kosong. Bahagia rasanya begitu jauh. Hidup terus berjalan, tapi jiwaku tertinggal entah dimana.
Dan terkadang aku bertanya, "kalau sampai saat ini aku belum juga merasa bahagia ... apakah karena aku salah arah?" Dan "haruskah aku menyerah saja ?"
Tapi ... bukankah tidak semua hari di ciptakan untuk tertawa ? Ada hari-hari penuh hujan agar aku tahu cara berteduh. Ada hari-hari penuh diam agar aku belajar mendengar isi hati. Dan mungkin hari ini- hari yang membuatku ingin menyerah adalah satu bagian penting dari prosesku untuk bertumbuh.
Bahagia bukan sesuatu yang hadir saat kita menginginkannya. Terkadang, bahagia tumbuh perlahan ... di antara kesedihan, kehilangan, dan ketidaktahuan.
Dan mungkin, hari ini aku memang belum merasa ringan. Tapi aku masih disini ...
Masih melangkah, meski pelan dan sambil menangis.
Dan itu artinya ... aku belum menyerah. Maka hari ini, aku takkan menyerah. Bukan karena aku kuat, tapi karena aku tahu ... bahwa setiap detik yang ku jalani hari ini, adalah jembatan menuju hari esok yang lebih terang. Dan aku yakin, suatu hari nanti aku akan bersyukur karena aku tetap bertahan hari ini.
Peluk hangat,
Intaa 🌷
Terima kasih sudah membaca. Semoga kamu bisa merasa ditemani disini.
Komentar
Posting Komentar