BAGAIMANA JIKA AKU LELAH MENJADI KUAT

Bagaimana jika hari ini aku hanya ingin menjadi diriku yang sebenarnya ? Bukan aku yang kuat dimata semua orang, tapi aku yang rapuh, yang letih, dan yang hanya ingin dipahami tanpa perlu menjelaskan apa-apa.

Lalu, bagaimana jika hari ini aku tak ingin tersenyum hanya untuk terlihat baik-baik saja ? Dan bagaimana jika aku tak ingin lagi berpura-pura untuk tegar ?

Kadang, dunia terasa terlalu berat untuk kupikul sendirian. Orang-orang melihatku berjalan tegak, padahal mereka tak tahu bahwa di balik langkah itu, ada hati yang berkali-kali nyaris berhenti.

Aku sudah lama berjalan sendirian di lorong-lorong sepi perjuangan. Menangis dalam diam, dan berpura-pura untuk tertawa.

Aku selalu berusaha untuk meyakinkan semua orang bahwa aku ini kuat- padahal aku hanya terbiasa dan aku tak punya pilihan lain selain bertahan.

Tapi hari ini ...

Bolehkah aku mengaku jika aku lelah ? Bolehkah aku berhenti sejenak, tanpa harus di tuntut untuk segera bangkit ? Bolehkah aku menangis tanpa diminta untuk segera menghapus air mata dan kembali tersenyum?

Kuat itu bukan berarti kita tidak pernah letih. Dan bukan berarti kita tidak pernah ingin menyerah. Kuat itu ... ketika kita tetap memilih bertahan, walau hati kita penuh luka yang tak terlihat. Namun, bahkan yang paling kuat pun berhak untuk beristirahat. Berhak untuk dipeluk tanpa banyak tanya.

Jika kamu membaca ini, dan hatimu sedang lelah, ketahuilah bahwa kamu tidak sendiri.

Tak apa jika hari ini kamu tidak baik-baik saja. Tak apa jika kamu hanya ingin diam, memeluk diri sendiri, dan menatap langit dalam sunyi.

Beristirahatlah dan berhentilah sejenak, karena kamu juga manusia.

Dan jika hari ini kamu merasa terlalu lelah untuk menjadi kuat ...

Pejamkan matamu sejenak, 

Tarik napas perlahan,

Dan katakan pada dirimu sendiri :

"Kamu tak perlu lagi berpura-pura untuk selalu terlihat kuat."

Jadi, mulai sekarang ...

Jika kamu lelah, berhentilah sebentar.

Jika kamu sedih, menangislah.

Kuat bukan berarti tidak pernah jatuh. Kuat itu ... saat kamu berani jujur bahwa kamu juga butuh istirahat.










Peluk hangat,
Intaa 🌷







Terima kasih sudah membaca. Semoga kamu bisa merasa ditemani disini.
















Komentar

Postingan populer dari blog ini

Krisis Identitas: Pengertian, Penyebab, Tanda, Dampak dan Cara Mengatasinya

50 Kalimat Motivasi dari Tokoh Dunia yang Penuh Makna

Rekomendasi Barang Aestetik Di Shopee yang Wajib Kamu Intip !