AWAL SEBUAH PELUKAN KATA
Hai, kamu.
Terima kasih sudah singgah di ruang kecil ini. Tempat di mana aku ingin membagikan kata, rasa, dan cerita. Tempat di mana setiap kalimat kutulis seperti pelukan—hangat, tulus, dan mungkin... sebuah kalimat yang sedang kamu butuhkan.
Blog ini kuberi nama “Pelukan Kata dari Intaa” karena aku percaya, bahwa kata-kata punya kekuatan: untuk menguatkan, menyembuhkan, dan menemani. Lewat tulisan-tulisan di sini, aku ingin berbicara bukan dengan suara, tapi dengan hati.
Semoga setiap kata yang kutulis bisa menjadi pelukan untukmu. Dan semoga ruang kecil ini bisa menjadi tempat singgah yang paling nyaman untuk hatimu.
Aku tidak tahu ke mana tulisan-tulisan ini akan membawaku, atau siapa saja yang akan membacanya. Tapi aku tahu, selama ada satu hati yang merasa ditemani oleh satu tulisan—maka tulisanku sudah memiliki makna.
Selamat datang, dan terima kasih sudah membaca.
Peluk hangat,
Intaa 🌷
Terima kasih sudah singgah di ruang kecil ini. Tempat di mana aku ingin membagikan kata, rasa, dan cerita. Tempat di mana setiap kalimat kutulis seperti pelukan—hangat, tulus, dan mungkin... sebuah kalimat yang sedang kamu butuhkan.
Blog ini kuberi nama “Pelukan Kata dari Intaa” karena aku percaya, bahwa kata-kata punya kekuatan: untuk menguatkan, menyembuhkan, dan menemani. Lewat tulisan-tulisan di sini, aku ingin berbicara bukan dengan suara, tapi dengan hati.
Semoga setiap kata yang kutulis bisa menjadi pelukan untukmu. Dan semoga ruang kecil ini bisa menjadi tempat singgah yang paling nyaman untuk hatimu.
Aku tidak tahu ke mana tulisan-tulisan ini akan membawaku, atau siapa saja yang akan membacanya. Tapi aku tahu, selama ada satu hati yang merasa ditemani oleh satu tulisan—maka tulisanku sudah memiliki makna.
Selamat datang, dan terima kasih sudah membaca.
Peluk hangat,
Intaa 🌷
Komentar
Posting Komentar