APA ALASAN KITA TETAP BERTAHAN
Ada kalanya, hidup terasa terlalu berat untuk ditanggung. Di mana hari-hari berjalan seperti beban. Kita bangun pagi bukan karena semangat, tapi karena kewajiban. Kita tersenyum bukan karena bahagia, tapi karena sudah terlalu sering berpura-pura.
Mungkin, belakangan ini hari-harimu terasa sangat berat. Bukan sekedar lelah yang tidur semalam lalu hilang. Tapi lelah yang menumpuk dan menyesakkan.
Rasanya seperti berjalan dalam gelap, sendirian, dan dengan beban yang tak terlihat tapi sangat nyata. Tidak semua orang mengerti rasa itu. Dan kamu pun mungkin sudah terlalu sering berpura-pura untuk kuat, padahal didalam dirimu, ada bagian yang hampir menyerah.
Dan ditengah semua itu, mungkin kamu pernah bertanya, "untuk apa aku tetap bertahan?" Dan itu adalah pertanyaan yang sangat wajar.
Sebenarnya, tidak semua alasan untuk bertahan harus besar. Kadang kita bertahan karena hal-hal kecil yang tampak sepele, tapi diam-diam menyelamatkan kita. Seperti tawa teman yang tulus, pelukan hangat dari seseorang yang mengerti, atau bahkan hanya karena janji pada diri kita sendiri untuk mencoba sekali lagi- meski hati kita sudah lelah.
Kita bertahan bukan karena kita tidak merasa lelah, tapi karena kita tahu ... dibalik rasa lelah ini, ada kemungkinan untuk sembuh. Untuk pulih. Dan untuk menemukan arti dari semua luka.
Ingat, kamu pernah melewati hari-hari yang dulu kamu pikir tidak akan sanggup kamu hadapi. Tapi lihatlah, kamu masih ada disini.
Mungkin sekarang kamu belum bisa melihat apa tujuan hidupmu, belum bisa percaya pada hal-hal baik, dan belum bisa mencintai dirimu sendiri. Tapi tidak apa-apa. Karena untuk mengetahui arti dan makna dari semua itu, kita memerlukan waktu.
Hari ini, memilih untuk bertahan pun sudah sangat cukup.
Dan jika kamu bertanya, "apa alasan kita tetap bertahan?"
Jawabannya bisa sesederhana ini : karena kita ingin tahu ... bagaimana kisah ini akan berakhir, jika kita memilih untuk terus berjalan dan memilih untuk tidak menyerah hari ini.
Peluk hangat,
Intaa 🌷
Mungkin, belakangan ini hari-harimu terasa sangat berat. Bukan sekedar lelah yang tidur semalam lalu hilang. Tapi lelah yang menumpuk dan menyesakkan.
Rasanya seperti berjalan dalam gelap, sendirian, dan dengan beban yang tak terlihat tapi sangat nyata. Tidak semua orang mengerti rasa itu. Dan kamu pun mungkin sudah terlalu sering berpura-pura untuk kuat, padahal didalam dirimu, ada bagian yang hampir menyerah.
Dan ditengah semua itu, mungkin kamu pernah bertanya, "untuk apa aku tetap bertahan?" Dan itu adalah pertanyaan yang sangat wajar.
Sebenarnya, tidak semua alasan untuk bertahan harus besar. Kadang kita bertahan karena hal-hal kecil yang tampak sepele, tapi diam-diam menyelamatkan kita. Seperti tawa teman yang tulus, pelukan hangat dari seseorang yang mengerti, atau bahkan hanya karena janji pada diri kita sendiri untuk mencoba sekali lagi- meski hati kita sudah lelah.
Kita bertahan bukan karena kita tidak merasa lelah, tapi karena kita tahu ... dibalik rasa lelah ini, ada kemungkinan untuk sembuh. Untuk pulih. Dan untuk menemukan arti dari semua luka.
Ingat, kamu pernah melewati hari-hari yang dulu kamu pikir tidak akan sanggup kamu hadapi. Tapi lihatlah, kamu masih ada disini.
Mungkin sekarang kamu belum bisa melihat apa tujuan hidupmu, belum bisa percaya pada hal-hal baik, dan belum bisa mencintai dirimu sendiri. Tapi tidak apa-apa. Karena untuk mengetahui arti dan makna dari semua itu, kita memerlukan waktu.
Hari ini, memilih untuk bertahan pun sudah sangat cukup.
Dan jika kamu bertanya, "apa alasan kita tetap bertahan?"
Jawabannya bisa sesederhana ini : karena kita ingin tahu ... bagaimana kisah ini akan berakhir, jika kita memilih untuk terus berjalan dan memilih untuk tidak menyerah hari ini.
Peluk hangat,
Intaa 🌷
Terima kasih sudah membaca. Semoga kamu bisa merasa ditemani disini.
Komentar
Posting Komentar